| Ilustrasi |
Bulan malu-malu
Yang ada hanya aku
Desember, rindu aku?
Pandanganku jatuh tepat di sana
Dia, peniru ulung
Bahkan terlihat lebih baik dariku
Ada yang salah
Dipaksa pergi
Terseret hampir mati
Ke tempat yang kutau dia tak ingin kembali
Luka
Berdarah
Harus berpaling muka
Ratusan hari yang terbagi
Menghajar tanpa henti
Babak belur
Harus berpaling muka
Manusia tak lebih kejam darimu, bung!
Kutahu dia sasaran empuk bagimu
Lalu aku hanya aktor pembantu lancarnya misimu
Dia
Kasihan
Semesta sedang membencinya
Banyak pihak tak punya hati bekerjasama
Aku
Salah satunya
No comments:
Post a Comment