Friday, December 2, 2016

Sudut satu Desember

Ilustrasi


Bulan malu-malu
Yang ada hanya aku
Desember, rindu aku?

Pandanganku jatuh tepat di sana
Dia, peniru ulung
Bahkan terlihat lebih baik dariku

Ada yang salah

Dipaksa pergi
Terseret hampir mati
Ke tempat yang kutau dia tak ingin kembali
Luka
Berdarah
Harus berpaling muka

Ratusan hari yang terbagi
Menghajar tanpa henti
Babak belur
Harus berpaling muka

Manusia tak lebih kejam darimu, bung!
Kutahu dia sasaran empuk bagimu
Lalu aku hanya aktor pembantu lancarnya misimu

Dia
Kasihan
Semesta sedang membencinya
Banyak pihak tak punya hati bekerjasama

Aku
Salah satunya

No comments:

Post a Comment